Pages

Minggu, 18 Desember 2011

Manusia dan Penderitaan


Pengertian Penderitaan

Penderitaan berasal dari kata derita. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa
penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
Semua orang pasti akan mengalami penderitaan, itu sudah menjadi “resiko” hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya dan memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang terjadi. Semua itu memiliki makna agar kita sebagai umatnya tidak berpaling dariNya. Pada umumnya manusia telah diberikan tanda atau pirasat sebelumnya, hanya saja manusia tidak peka terhadap pirasat tersebut.
Banyak surat dan ayat dalam Al-Quran atau kitab suci agama lain yang menguraikan tentang penderitaan yang dialami oleh manusia atau berisi peringatan bagi manusia akan adanya penderitaan. Tetapi manusia kurang memperhatikan peringatan tersebut, sehingga manusia mengalami penderitaan. Misalnya dalam surat Al-Insyiqoq ayat 6, menyatakan “manusia adalah makhluk yang hidupnya penuh perjuangan.” yang berarti, bahwa manusia harus bekerja keras untuk dapat melangsungkan hidupnya. Untuk kelangsungan hidup ini manusia harus menghadapi alam (menaklukan alam), menghadapi masyarakat sekelilingnya, dan tidak lupa untuk taqwa terhadap Tuhan.
Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan. Banyaknya macam kasus penderitaan sesuai dengan liku-liku kehidupan manusia. Bagaimana manusia menghadapi penderitaan dalam hidupnya ? penderitaan fisik yang dialami manusia tentulah diatasi dengan cara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya, sedangkan penderitan psikis, penyembuhannya terletak paa kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikik yang dihadapinya. 

sumber:
http://massofa.wordpress.com
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar